Desa Suco Lor Jalin Kerjasama dengan LP2M Universitas Bondowoso Gencarkan Pusat Studi Gender dan Anak
- Aug 21, 2024
- Admin
Bondowoso, Suco Lor - Kegiatan Pusat Studi Gender dan Anak ( PSGA ) Kabupaten Bondowoso berpusat di Desa Suco Lor Kecamatan Maesan oleh Universitas Bondowoso, STITA dan STIS Abu Zairi Seperti diketahui bahwa Dinas Sosial P3AKB dalam program menekan perkawinan anak sesuai UU No 1 6 Tahun 2019 tentang Perkawinan dan Peraturan Bupati Bondowoso No 153 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak dalam rangka Pendewasaan Usia Perkawinan,telah menggandeng 12 Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Bondowoso dalam bentuk PSGA(Senin, 27 Juni 2024).
Masing masing Perguruan Tinggi mempunyai desa binaan PSGA dalam bentuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung program Dinas sosial P3AKB dalam menekan perkawinan Anak . Desa binaan PSGA tersebut antara lain Desa Ampelan dan Desa Gubrih Kecamatan Wringin, Desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin, Desa Sucolor dan Desa Sumber Sari Kecamatan Maesan serta Desa Tangsil Kulon Kecamatan Tenggarang
Kegiatan PSGA di Desa Sucolor oleh Universitas Bondowoso dan STITA dan STIS Abu Zairi saat ini adalah selain kegiatan penelitian pola pikir remaja tentang menikah dini yang diikuti sebanyak 20 responden dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pelatihan kader posyandu remaja ( posrem )dikuti oleh kader posrem 7 remaja, serta kegiatan meninjau pengolahan tomat setelah diambil bijinya. Kegiatan tersebut tentu berkesinambungan dengan kegiatan Desa Sucolor bersama Puskesmas Maesan pada November 2023 dan kegiatan FAD Sucolor bersama KKN STAI Al-USTMANI bulan Maret 2024.
Banyaknya anak-anak di Desa Sucolor yang berpendidikan SLTP tidak melanjutkan SLTA dan memutuskan untuk menikah dini perlu kajian pola pikir remaja tentang menikah dini dan PSGA saat ini melakukan penetian tentang hal tersebut. Sementara kader Posrem sebagai ujung tombak promosi kesehatan remaja di Desa Sucolor perlu pembekalan tentang pubertas, kesehatan reproduksi dan tentang persiapan pernikahan.PSGA bersama Pustu Desa Sucolor memberikan pelatihankesehatan remaja dan memberikan sertifikat kepada kader Posrem yang hadir 3 kali pertemuan ( 150 menit ).
Kepala Desa Sucolor yang mendukung penuh kegiatan FAD mengupayakan kegiatan FAD dengan merencanakan kursus menjahit, kursus salon kecantikan dan kursus memasak. Pada kesempatan ini akan ditindak lanjuti tentang bagaimana mengolah tomat setelah diambil bijinya ( bibit tomat ) . Aktivitas kegiatan ini sangat membantu remaja terutama untuk remaja yang tidak melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi disamping program kejar paket C setara SLTA terus dilaksanakankan terutama untuk mencegah pernikahan anak.
Pentingnya sosialisasi Peraturan Bupati tentang Pencegahan Pernikahan Anak dan aktifitas FAD dari berbagai elemen masyarakat masih terus diperlukan dan kerjarjasama lintas program atau lintas sektor sangat terbuka untuk kemajuan Desa Sucolor. Hal ini didukung dengan adanya Website Resmi Komunitas Informasi Masyarakat ( KIM ) Desa Sucolor Kecamatan Maesan Bondowoso.*
Tim KIM Sucolor